Kapolres: Akiun Tewas Murni Bunuh Diri
Bangkapos.com - Jumat, 4 Februari 2011 18:57 WIB
Berita Terkait
PANGKALPINANG, BANGKA POS.com -- Pengusutan kematian Akiun alias Sasmito (53)
warga Jalan Smpang Betur Pangkalpinang tuntas. Polisi menegaskan kasus
tersebut murni perbuatan bunuh diri oleh Akiun.
Akiun seorang tukang jahit tersebut, Rabu (2/2) pagi ditemukan tergantung di gubuk belakang rumah adiknya di Jalan Vihara Sukhavati Kelurahan Pasar Padi Pangkalpinang sekira jam 08.00 Wib.
Pada saat ditemukan, Akiun tidak hanya tergantung tetapi juga ditubuhnya ditemukan sepuluh tusukan benda tajam.
Kapolres Pangkalpinang AKBP Margiyanta kepada Bangka Pos Group, Junat (4/2) mengatakan kalau jenazah korban telah dikembalikan kepada pihak keluarga.
Mengenai hasil lidik anggotanyan Margiyanta mengemukakan kalau indikasi bunuh diri kuat terjadi.
"Jadi kasus bunuh diri jenazah sudah dikembalikan kepada keluarga, hasil lidik dan BAP saksi," katanya.
Margiyanta menuturkan kalau dari keterangan saksi tersebut yakni dari keluarga bahwa korban memang memiliki keinginan untuk bunuh diri.
"Dari keluarga bahwa korban memang jauh-jauh hari sudah keinginan bunuh diri dan jauh sebelumnya sudah pernah beli racun tikus tapi dilarang dan dinasehati oleh keluarga," katanya.(k2)
Akiun seorang tukang jahit tersebut, Rabu (2/2) pagi ditemukan tergantung di gubuk belakang rumah adiknya di Jalan Vihara Sukhavati Kelurahan Pasar Padi Pangkalpinang sekira jam 08.00 Wib.
Pada saat ditemukan, Akiun tidak hanya tergantung tetapi juga ditubuhnya ditemukan sepuluh tusukan benda tajam.
Kapolres Pangkalpinang AKBP Margiyanta kepada Bangka Pos Group, Junat (4/2) mengatakan kalau jenazah korban telah dikembalikan kepada pihak keluarga.
Mengenai hasil lidik anggotanyan Margiyanta mengemukakan kalau indikasi bunuh diri kuat terjadi.
"Jadi kasus bunuh diri jenazah sudah dikembalikan kepada keluarga, hasil lidik dan BAP saksi," katanya.
Margiyanta menuturkan kalau dari keterangan saksi tersebut yakni dari keluarga bahwa korban memang memiliki keinginan untuk bunuh diri.
"Dari keluarga bahwa korban memang jauh-jauh hari sudah keinginan bunuh diri dan jauh sebelumnya sudah pernah beli racun tikus tapi dilarang dan dinasehati oleh keluarga," katanya.(k2)
Penulis : rusaidah
Editor : rusaidah
Sumber : bangkapos.com