Etalase
1.298 Guru Beltim Belum S1

edisi: 04/Jan/2010 wib
MANGGAR, POS BELITUNG -- Kabupaten Belitung Timur memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan status 1.298 guru di daerah ini agar bisa menyandang gelar sarjana strata satu (S1). Dari total 1.792 guru di Beltim yang sudah meraih gelar S1 baru sebanyak 491 guru, sedangkan tiga guru berhasil mencapai gelar sarjana strata dua (S2).
Dari data Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim di daerah ini terdapat 117 guru yang memiliki strata pendidikan diploma III, sebanyak 842 guru memiliki gelar diploma II, dan 18 guru lulusan diploma I, 306 guru lulusan SMA/SGO/SPG, 12 guru lulusan SMP, dan tiga guru yang mengenyam pendidikan sekolah dasar.
Untuk peningkatan mutu dan kualitas pendidikan, pemerintah daerah pun berupaya agar seluruh guru setidaknya berhasil meraih kualifikasi S1 sebagai program nasional yang berlaku di  seluruh Indonesia.

Kepala Dindik Kabupaten Beltim Ali Imron menyatakan, untuk mencapai peningkatan kualifikasi guru dengan pendidikan minimal S1 yang ditarget tahun 2014 untuk nasional dan 2012 untuk Provinsi Babel, kini secara bertahap Dindik Beltim telah menyekolahkan guru-guru ke jenjang S1.

“Banyak memang guru belum S1 di Beltim. Bahkan masih ada guru kelas SD yang masih tamatan SD. Mereka biasanya masa pengabdiannya sudah lama. Kini total guru S1 yang mengajar SD, SMP, SMU, SMK sebanyak 491 orang guru,” papar Ali.

Ia memaparkan, para guru yang kualifikasi pendidikannya belum S1 memiliki kewajiban menempuh jenjang pendidikan S1 sebagai persyaratan minimal seorang guru. Biaya pendidikannya mendapat bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp 1 juta/semester dengan syarat harus menyelesaikan selama lima semester. Jika sampai batas waktu itu pendidikan belum selesai, maka biaya selanjutnya ditanggung pribadi masing-masing.

“Bantuan biaya subsidi pendidikan guru ini antara lain untuk guru-guru yang mengajar di SD tetapi jenjang pendidikan baru DII sehingga wajib mereka sekolah lagi agar dapat S1. Selain itu bagi guru lainnya yang belum S1 dan tidak teralokasi di APBN, maka Pemprov Babel juga memberikan subsidi kuliahnya. Bahkan kini Pemkab Beltim juga memberi bantuan bagi guru yang sudah tidak mencukupi jatahnya di APBN dan APBD provinsi maka akan dibantu melalui APBD kabupaten,” kata Ali.

Di Beltim saat ini hampir seluruh guru yang belum bergelar S1, terutama guru SD, sedang menempuh pendidikan S1 di Universitas Terbuka (UT) Babel yang membuka program belajar jarak jauh di Beltim.

Untuk kesejahteraan guru, Ali mengatakan Pemkab Beltim melalui APBD tiap tahun telah memberi insentif bagi guru honor dan tenaga tata usaha sekolah PAUD, SD/MI, SMP/MTSn, SMA/SMK negeri dan swasta di daerah ini dengan besaran Rp 250.000/orang dengan pembayaran per triwulan. Program ini di luar bantuan insentif untuk guru sekolah swasta, guru tidak tetap (GTT) di sekolah negeri dan guru di daerah terpencil yang dananya bersumber dari APBD Provinsi Babel dan bantuan tunjangan khusus bagi GTT dengan sumber dana APBN.

Sekretaris Dindik Beltim Hartoyo menambahkan, dalam kurun waktu tahun 2006 hingga 2008 sebanyak 169 guru telah memiliki sertifikat guru dari Departemen Pendidikan Nasional, dan tahun 2009 sebanyak 77 guru namun yang tahun ini masih menunggu sertifikasi.

“Dengan mendapat sertifikasi maka mereka akan mendapat tunjangan profesi yang besarnya satu kali gaji pokok di tiap bulannya sehingga rata-rata guru tersebut dalam tiap bulan total yang mereka terima antara Rp 4 hingga Rp 5 juta. Harapannya, mereka mesti meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan dengan misalnya berkreasi memberi perubahan pada proses belajar mengajar,” ujar Hartoyo. (iwn)
2 Komentar untuk "1.298 Guru Beltim Belum S1"
dedek kurniawan (de_inel@yahoo.com) 22/Jan/2010 12:12:53
yth,.kpd dinas pendidikan beltim, perhatikan jg pemuda pemudi daerah yg masih mnempuh kuliah, jgn sampai paskah klulusan , kami akan mnjadi sampah di tanah sendiri, setelah PNS di kuasai oleh orng luar..mohon dsampaikan..terima kasih,
manggarrids (manggarrids@yahoo.co.id) 18/Jan/2010 09:22:33
wah wah, apa itu siap untuk bersaing dengan SMA yang di jalan Belitung di Bandung ?
Komentar Anda:
Salin karakter yang terlihat di kotak atas.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Breaking News TV
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort