Etalase
Gus Dur Layak Sandang Pahlawan Nasional

edisi: 04/Jan/2010 wib
Ist
Nurul Arifin Anggota DPR RI
JAKARTA, POS BELITUNG - Anggota DPR RI Nurul Arifin meminta agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menetapkan Almarhum KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai pahlawan nasional. Alasan Nurul, mantan Presiden RI ke-4 ini banyak berjasa bagi bangsa Indonesia terutama menjadi pemersatu bagi umat beragama serta mengharumkan nama Indonesia di mancanegara.

“Saya sangat setuju sekali kalau Gus Dur diangkat menjadi pahlawan nasional dan pemerintah hendaknya merespon hal tersebut. Sebab Gus Dur lah yang telah menegakkan dan membangun prinsip-prinsip pluralisme sehingga bisa mempersatukan rakyat Indonesia pada umumnya dan juga bangsa lain” politisi asal Partai Golkar ini di Jakarta, Sabtu (2/1).

Menurut istri Mayong Suryalaksono ini, jasa Gus Dur sangat besar terhadap negeri ini baik secara nasional maupun internasional terutama dalam memantapkan ideologi Pancasila dan mengharmonisasikan kehidupan masyarakat yang plural.

Selain itu, lanjut Nurul, Gus Dur juga seorang yang multikulturalis. Dalam memimpin, Gus Dur sebagai sosok yang mampu membentuk opini publik dan tidak mudah tunduk terhadap kekuasaan massa.

“Menjadikan almarhum sebagai pahlawan nasional dapat menjadi suri tauladan bagi anak negeri agar selalu mendarmabaktikan dirinya untuk kepentingan bangsa dan negara seperti almarhum. Gus Dur lah yang berusaha menancapkan kebhinnekaan menjadi satu dan tetap utuh,” tukasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie, bahwa pemerintah sepatutnya memberikan gelar pahlawan nasional kepada Gus Dur. “Semasa hidup, Gus Dur selalu menegakkan demokrasi di Indonesia. Beliau pantas mendapat penghargaan dari negara. Gus Dur adalah pemimpin besar yang berani melawan arus. Kita butuh    orang seperti beliau,” ujarnya.

Kebanggaan

Dewan Muda Lintas Agama (LDMA) juga memberikan dukungan rencana pemberian gelar pahlawan nasional kepada KH (Alm) Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

“Beliau sangat layak mendapatkan gelar pahlawan nasional. Itu bukan untuk gagah-gagahan tapi untuk kebanggaan seluruh elemen bangsa,” ujar Ketua Umum DMLA Idy Muzayyad di Jakarta, Sabtu (2/12).
Sekjen DMLA, Natalis Situmorang menambahkan, kontribusi Gus Dur bagi perjalanan kemajuan bangsa ini sangat besar. “Peran beliau sangat dominan, terutama terkait toleransi kehidupan beragama sehingga patut diberikan penghargaan sepantasnya, yaitu pahlawan nasional,” ujar Natalis yang tak lain Ketua Umum Pemuda Katolik.

Pernyataan sama juga diungkapkan oleh Kris Tan, Ketua Umum Generasi Muda Konghucu (Gemaku). Kris yang juga Bendahara DMLA ini menyatakan perlu penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Gus Dur. Kris mengaku hormat kepada Gus Dur, karena berkat Gus Dur-lah agama Konghucu mendapat pengakuan secara formal di Indonesia.

“Oleh karena itu, gelar pahlawan nasional, belum sebanding dengan jasa beliau untuk bangsa ini,” katanya.
Iddy Muzayyad menambahkan, banyak kalangan khususnya non muslim yang merasa kehilangan sosok pelindung yang selama ini diperankan oleh Gus Dur. “Gus Dur adalah sosok panutan yang patut diteladani. Bukan hanya bagi orang NU, tapi juga semua anak bangsa. Spirit Gus Dur, menjadi spirit kaum minoritas,” kata Albert Siagian, Ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen  Indonesia.

Murid Gus Dur, Ali Masykur Musa mengungkapkan, memang sudah sepentasnya pemerintah merespon aspirasi yang diberikan  masyarakat luas, khususnya warga NU yang menginginkan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai pahlawan nasional.

“Bagi saya, terlalu banyak konstribusi almarhum secara nasional maupun internasional, khususnya dalam memantapkan ideologi Pancasila. dan mengharmonisasikan kehidupan masyarakat yang plural. Almarhum juga mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional,” kata Ali Masykur yang biasa disapa Cak Ali ini.
“Menjadikan almarhum sebagai pahlawan nasional, dapat menjadi suritauladan bagi anak negeri agar selalu menderma baktinya untuk kepentingan bangsa dan negara seperti almarhum,” katanya lagi. (Persda Network/yon/yat) 


0 Komentar untuk "Gus Dur Layak Sandang Pahlawan Nasional"
Komentar Anda:
Salin karakter yang terlihat di kotak atas.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Breaking News TV
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort