Bisnis & Keuangan
Penambahan Pasokan Elpiji Babel
Belitung Kebagian Jatah Tambahan
  • Masuk WP Pertamina
  • Pasokan Normal   
  • Harga Rp 110 Ribu/Tabung
edisi: 20/Jun/2008 wib
TANJUNGPANDAN, POS BELITUNG -- Penambahan jatah pasokan elpiji ke Provinsi Babel sebagian juga akan dialokasikan ke Kabupaten Belitung. Namun belum diketahui besar alokasi penambahan yang diperuntukkan bagi Kabupaten Belitung.
Rencana penambahan pasokan elpiji ke Babel ini sebelumnya telah dikemukakan Wakil Gubenur Babel H Syamsuddin Basari kepada Grup Bangka Pos, Rabu (18/6). Dikatakan wagub, Pertamina Regional I di Medan akan memenuhi permintaan kuota elpiji Babel ini dari 35.000 menjadi 100.000 tabung per bulan.

Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Belitung MZ Hendra Caya SE MSi ditemui Grup Bangka Pos, Kamis (19/6), mengemukakan, Kabupaten Belitung mendapat jatah alokasi penambahan dari Babel itu karena Kabupaten Belitung juga masuk dalam Wilayah Pemasaran (WP) Pertamina Babel.

Menurut Hendra, pemkab rencananya yang akan mengatur pihak ketiga dalam mengelola pasokan elpiji ini. Distribusi gas elpiji di Belitung selama ini memang dikelola oleh pengusaha swasta yang belum menjadi mitra resmi Pertamina. Meski distribusi gas dipegang swasta, tetapi Disperindagkop Kabupaten Belitung tetap melakukan pemantauan atas distribusi elpiji tersebut.

“Dengan kondisi BBM yang mengalami kenaikan ini, staf saya setiap hari memantau. Tidak hanya sembako, namun juga bahan bangunan,” kata Hendra.

Pasokan gas elpiji di Belitung selama ini berasal dari Jakarta dan Palembang. Harga gas elpiji ditentukan oleh mekanisme pasar. Meski demikian, lanjut Hendra, penetapan harga tetap harus berjalan secara wajar. “Penentuan harga juga harus melihat daya beli masyarakat dan tingkat kewajaran penjualan,” kata Hendra.
Hendra mengatakan, untuk menentukan harga jual memiliki indikator tersendiri antara lain ongkos kirim, waktu serta ketersediaan stok. Dinas Perindagkop juga memberikan pembinaan terhadap kewajaran nilai jual.

Pasokan Normal

Berbeda dengan stok elpiji di Bangka, persediaan pasokan elpiji di Kabupaten Belitung saat ini relatif normal. Beberapa bulan lalu persediaan elpiji di Belitung memang sempat mengalami kelangkaan, namun akhir-akhir ini kembali tersedia.

Beberapa pedagang elpiji di Tanjungpandan ditemui harian ini, Kamis (19/6) di tempat terpisah, mengaku stok gas elpiji saat ini relatif aman.

“Stok tetap ada. Tidak pernah putus sejak kejadian kemarin,” kata Yenti, pemilik Toko Api Alam di kawasan Pasar Tanjungpandan.

Berdasarkan informasi dari pihak distributornya di Palembang, jelas Yenti, pasokan elpiji memang antre dari Palembang. Belitung tetap mendapat jatah pasokan, hanya saja harus antre.

Yenti mengatakan, dalam satu kali masuk ke Belitung, gas elpiji yang dipasok bisa mencapai lebih dari 2.000 tabung. Jumlah ini untuk dibagikan kepada beberapa distributor termasuk di Kabupaten Beltim. Dua pekan lalu, Toko Api Alam mendapat pasokan gas elpiji, tetapi jumlah pasokan tidak sampai setengah dari jatah pasokan. Informasi yang diperoleh pihaknya menyebutkan sebagian pasokan itu ternyata dikirim ke Bangka untuk memenuhi persediaan elpiji di sana.

Pasokan elpiji juga normal di Toko Lotus, pedagang gas elpiji lainnya di Tanjungpandan. Ayie Gardiansyah, pemilik Toko Lotus mengatakan stok elpiji saat ini masih tersedia.

Menurut Ayie, banyak atau tidak pasokan juga tergantung pada deposit tabung gas. Ia mencontohkan pasokan di tokonya, biasanya berkisar ratusan tabung gas dari satu agen. Toko Lotus sendiri memasok dari beberapa agen. “Kalau cuma sedikit, tanggung. Karena berat di ongkosnya,” kata Ayie.

Pengiriman Normal

Kondisi persediaan elpiji di Manggar, Kabupaten Beltim, juga masih normal. Sejumlah toko di Pasar Manggar dan sekitarnya berdasarkan pantauan Grup Bangka Pos, Kamis kemarim, masih tetap menjual gas elpiji. Beberapa konsumen rumah tangga tampak tidak mengalami kesulitan mendapatkan gas elpiji.

“Untuk saat ini persediaan gas elpiji masih cukup untuk beberapa hari ke depan. Diperkirakan empat hari kapal pengangkut tabung berisi gas elpiji dari Palembang akan masuk untuk menambah persediaan gas elpiji untuk kebutuhan konsumen di Manggar dan sekitarnya. Diharapkan beberapa hari ke depan tidak terjadi kelangkaan gas elpiji. Beberapa minggu lalu sempat langka karena biasanya mendapatkan kiriman dari agen gas elpiji di Palembang sebanyak enam truk berkurang menjadi empat truk, namun pengiriman selanjutnya normal seperti  biasanya sebanyak enam truk,” kata Pendy Jeffry, pemilik Toko Surya Baru, yang menjual gas elipiji di sekitar Pasar Manggar kepada harian ini, Kamis (19/6).

Pasokan gas elpiji bagi konsumen di wilayah Manggar dan sekitarnya, menurut Pendy, didatangkan dari Palembang dengan menggunakan kapal barang, serta Jakarta diangkut menggunakan kapal ikan. Gas elpiji yang dipasok dari Palembang berukuran isi 12 kg/tabung. (vid/bev)
2 Komentar untuk "Belitung Kebagian Jatah Tambahan"
anita mirdawati (anitamirdawati@yahoo.co.id) 10/Oct/2009 15:53:47
semoga dengan adanya jatah tambahan tersebut mesyarakat belitung dapat memanfaatkanya dengan sebaik-baik mungkin....
anita mirdawati (anitamirdawati@yahoo.co.id) 10/Oct/2009 15:53:47
semoga dengan adanya jatah tambahan tersebut mesyarakat belitung dapat memanfaatkanya dengan sebaik-baik mungkin....
Komentar Anda:
Salin karakter yang terlihat di kotak atas.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Breaking News TV
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort